5 Tips Cara Desain Dapur Sederhana Tanpa Kitchen Set

5 Tips Cara Desain Dapur Sederhana Tanpa Kitchen Set

Desain Dapur Sederhana Tanpa Kitchen Set – Apakah hal yang paling penting di pikirkan saat akan merancang atau mendesain sebuah dapur?

Jika Anda sudah memasak untuk waktu yang lama, Anda mungkin bisa memikirkannya atau membuat desain sendiri, sesuai dengan kebutuhan atau jenis pekerjaan yang anda lakukan ketika berada di dapur – atau masih mencari desain atau lay out dapur yang sesuai dengan keinginan anda.

Diagram ini mungkin bukan desain  dapur impian Anda, tapi cara membagi-bagikan ruang adalah informasi yang berguna untuk dapur untuk siapa.

Inilah yang bisa kita pelajari dari diagram tersebut.

Jika Anda pernah mencari cari referensi mengenai cara merancang dapur yang baik, atau bahkan sering membaca cukup banyak tentang blog memasak.

Anda pasti pernah mendengar tentang kitchen work triangle (gagasan bahwa di dapur yang ideal, garis yang ditarik antara kulkas, jangkauan, dan wastafel menciptakan sebuah segitiga di mana si juru masak dapat dengan mudah dan efisien bergerak).

Tapi ada yang bilang ini untuk saat ini gagasan tersebut masih dapar diterapkan, namun dengan perkembangan jaman serta mengingat berbagai ukuran perabotan dapur, peralatan memasak dan pengaturan dapur, sebaiknya tidak hanya memikirkan mengenai gagasan kitchen work triangle, tapi lebih dalam lagi yaitu berdasarkan zona atau jenis pekerjaan di dapur.

Anda mungkin tidak bisa mengubah penempatan kulkas, atau memindah letak wastafel berada sekarang di dapur Anda, tapi Anda bisa mengubah letak perabotan dapur atau peralatan memasak agar mudah dijangkau ketika anda sedang memasak di dapur.

Berikut adalah lima hal yang kita pelajari dari diagram ini yang bisa Anda terapkan pada dapur Anda – tidak peduli ukuran atau bentuknya!

Desain Dapur Sederhana tanpa Kitchen Set

1.Susun Dapur Anda Menjadi Lima Area

Berikut Area yang harus anda pertimbangkan untuk dapur anda: 

Area Consumable: Area yang digunakan untuk menyimpan sebagian besar makanan Anda. Ini sebenarnya bisa dibagi menjadi dua zona: satu untuk kulkas Anda (makanan segar) dan satu untuk lemari dapur atau makanan Anda (barang kering, minyak, dll.). 

Area Non-Consumable (yang tidak habis pakai): Area yang digunakan untuk menyimpan hidangan sehari-hari, termasuk piring, mangkuk, gelas, dan peralatan perak. 

Area Cleaning (Cuci): Area yang berisi wastafel dan mesin pencuci piring (jika ada). 

Area Preparation (Persiapan): Area dimana sebagian besar persiapan dapur Anda terjadi. Ini mungkin hamparan meja, atau pulau dapur. 

Area Cooking (Memasak): Area yang berisi stovetop, oven, atau range, dan mungkin microwave. 

Kebanyakan dapur bisa dipisahkan menjadi zona atau area-area yang telah disebutkan sebelumnya.

Bahkan jika luas dapur anda kecil, Anda mungkin masih bisa membaginya seperti berikut ini: lemari es (Area Consumable), beberapa lemari (Area Non-Consumable), wastafel (Area Cuci), ruang meja kecil (Area Persiapan), dan kompor (Area Memasak).

Setelah Anda memetakan zona Anda, Anda siap untuk langkah berikutnya. 

2. Simpan Barang Sedekat Mungkin dengan Area yang Sesuai. 

Intinya membagi dapur Anda menjadi zona adalah agar Anda bisa menyimpan barang di tempat yang tepat untuk memperbaiki aliran memasak Anda!

Misalnya, pisau, mangkuk masak, talenan,bumbu dan rempah-rempah, serta peralatan persiapan lainnya harus disimpan di tempat Anda mengerjakan sebagian besar pekerjaan persiapan Anda, di area persiapan.

Sedangkan peralatan masak, panci, wajan, dan baki pemanggang harus disimpan sedekat mungkin atau dekat kompor atau oven, di area memasak. 

3. Simpan makanan sehari-hari Anda di lemari yang paling dekat dengan wastafel atau mesin pencuci piring. 

Bila dilihat lebih detil lagi, diagram ini mencatat bahwa Anda harus menyimpan makanan sehari-hari Anda (yang tidak habis pakai) tepat di sebelah area pembersihan, atau di tempat wastafel dan mesin pencuci piring berada. 

Selain itu bila diperhatikan pada diagram area non consumable berada di sebelah area cuci masuk akal sih, karena apa yang biasanya anda ambil dari mesin pencuci piring?

Semua piring, gelas, dan peralatan makan seperti sendok garpu dan pisau Anda!

Jadi kabinet apa pun yang paling dekat dengan rak piring atau mesin pencuci piring,merupakan tempat untuk menyimpan piring dan peralatan makan.

4. Buat Area Persiapan Sedekat Mungkin Dengan Kompor. 

Hal lain yang kami perhatikan dalam diagram ini adalah bagaimana area persiapan terletak di sebelah kompor.

Kami setuju. Perlu diketahui bahwa salah satu hal terpenting dalam menyiapkan dapur adalah memiliki ruang persiapan yang cukup dekat dengan kompor.

Idealnya Anda tidak perlu mengambil lebih dari beberapa langkah untuk memasukkan makanan yang siap untuk dimasak ke dalam panci di stovetop Anda, atau di oven. 

5. Lakukan yang terbaik! 

Tentu saja, menjaga barang-barang tepat di dalam area yang sudah ditentukan tidak selalu mungkin jika dapur yang kecil,

Tapi gagasan mengatur dapur sebagai kumpulan zona atau area dan mengelompokkan peralatan memasak sesuai dengan fungsinya adalah sesuatu yang harus dikerjakan untuk kedepannya!

Akan selalu ada pengecualian  kecuali Anda memiliki dapur yang sempurna.  

Apa yang Anda tidak setuju mengenai diagram ini?

Punya pemikiran lain tentang cara terbaik untuk merencanakan, mendesain, dan merancang dapur yang baik?

Anda Butuh Jasa Renovasi Rumah, Desain Interior dan Kontraktor Bangunan?

Gunakan informasi dibawah ini untuk menghubungi kami

PROJECT-TS | Jasa Renovasi Bangunan, Interior Desain dan Kontraktor Bangunan

Gedung Graha Pulo lt 5
jl Warung Buncit Raya no 89E
Jakarta Selatan 12740, INDONESIA

Taat Setiawan

CEO Project TS

Gambar Desain Dapur Sederhana Tanpa Kitchen Set

Berikut ini beberapa contoh gambar Desain Dapur Sederhana Tanpa Kitchen Set yang kami peroleh dari beberapa sumber di Internet.

Semoga Contoh Gambar Dapur sederhana ini bisa menjadi pertimbangan untuk anda dalam merancang atau membuat dapur yang minimalis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *